Hi! Welcome to my hell.........

Tuhan adalah seorang penulis dan manusia adalah tokoh sekaligus editornya...

Terbaru

Wordle: Natal

Televisi

Ini hanya curhat belaka. Jadi memang tanpa teori tetapi hanya berdasarkan pengalaman pribadi….

Entah mengapa ketika saya memulai hari (hari dimulai dari pukul 5.00 /ini juga menurut saya), kegiatan yang saya rencanakan dalam satu hari itu benar-benar menjadi sangat kacau. Saya jadi teringat sewaktu saya masih kecil. Saat liburan tentunya acara dipenuhi acara anak yang menggiurkan. Di sana-sini film yang memiliki target anak-anak bermunculan. Ketika bapak menyuruh saya segera mandi, saya menjawabnya, “Mengko bar kartun Pak..” Setelah selesai kartun yang saya tonton, saya mencoba mengganti saluran lain. Di sana disuguhkan kartun lain pula. Maka saya mulai mengikuti tayangan di stasiun TV yang berbeda itu. Memang tanpa disadari ternyata saya telah terhipnotis hingga tayangan berikutnya dan berikutnya. Alhasil jika tidak dipaksa mungkin saya baru mandi siang hari.

Mungkin hal tersebut yang bisa terjadi pada semua orang, mungkin juga tidak. Setidaknya saya mengalami hal seperti itu saat ini. Dalam rangka menjadikan hari saya lebih produktif saya berusaha menghindari siaran televisi pada jam setelah pukul 5.00 pagi. Begitu juga dengan browsing di internet. Sama-sam menggoda. So, kendalikan diri anda…

salamproduktif ^_^

UNREG PAGIMANIS

Setiap pagi saya membagikan kata-kata yang mungkin mencerahkan hari atau menggelapkan hari teman-teman saya melalui sms. Sampai saat ini saya memiliki pelanggan 1400 orang (enolnya ilang).

 
 

Seorang teman bertanya: Sampai kapan program ini akan kamu lakukan? yang lain bertanya: kok rajin mengirim kata-kata kayak gini?

 
 

“Saya mencoba setia pada hal kecil agar saya bisa setia pada hal yang besar.”

Mungkin orang lain tahu betapa setianya saya pada perempuan saya (ketika masih punya), tetapi orang lain tidak tahu bahwa saya kurang setia pada pekerjaan utama saya.

 
 

Saya memahami mungkin ada hal yang membuat anda semua tidak nyaman jika di sms setiap pagi dengan pendapat alternatif (silverways bukan GOLDENWAYS). Mungkin tak setuju atau terlalu mengintimidasi. Karena saya hanya manusia biasa yang sama-sama belajar hidup menghadapi ujian hidup saya. Nah, jika ada yang merasa terganggu dengan PAGIMANIS, sekarang saya menyediakan fasilitas UNREG.

Cukup ketik:

UNREG<spasi>PAGIMANIS</spasi>

kirim ke nomor saya.

 
 

Saya jamin pagi berikutnya menjadi pagi tanpa intimidasi…hehehe…Terimakasih

Menghadapi Ujian Hidup

Kerjakan Soal Pilihan Ganda di bawah ini!! Dilarang mencontek atau membagikan jawabannya!!”

 
 

Setidaknya itu perintah soal yang kita ingat selalu ada sejak kita berada di bangku Sekolah Dasar. Begitu juga ketika kita telah dewasa perintah itu selalu ada. Ketika kita dihadapkan pada sebuah pilihan hidup, kita tidak boleh mencontek jawaban Ayah, jawaban Ibu, jawaban Kakak, jawaban Adik, atau pun jawaban Teman. Mereka mungkin memberi pendapat saat sebelum ujian, tetapi ketika tiba saatnya ujian hidupmu kamu tetap tidak boleh MENCONTEK.

 
 

Saat kamu mencontek jawaban orang lain, kamu akan menyalahkan orang itu jika jawabannya salah. Tetapi jika berhasil mereka akan berjaya di atas keberhasilan kita; bukan kita sendiri. Saat ujian berlangsung, abaikan intimidasi dari pendapat teman-teman ujian hidup kita itu. Lihatlah dalam hati dan berikan jawabanmu sendiri. Jika jawabanmu benar kamu akan berjaya di atas keberhasilanmu sendiri. Jika salah kamu setidaknya sudah tahu itu akan terjadi, dan kamu tak perlu menyalahkan orang lain melainkan mengikuti Ujian Perbaikan di lain kesempatan.

 
 

Pendapat membuat kita kaya, tetapi kebijaksanaan kita ada di dalam diri kita sendiri. Buka pintu hatimu sendiri, datang dan masuklah. Carilah Kebijaksanaanmu di sana!!!

 
 

-pindhobismoko-

Salam Manis Setiap Hari

^_^

Membaca

Ada puluhan ribu orang meminta buku gratis, tapi aku yakin dari sepuluh ribu itu hanya ada 3 orang yang membaca bukunya sampai habis, 100 orang yang membaca separuhnya, 400 darinya sempat membaca 10 halaman lalu disimpan. Selebihnya bahkan baru melihat cover lalu disimpan di rak buku bersama buku-buku lain yang bernasib sama. Kesadaran membaca orang Indonesia masih sangat rendah. Jangankan buku tentang pengetahuan umum, novel yang paling lucu pun kadang tidak diminati. Mari budayakan membaca…

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 252 pengikut lainnya.