ACI (Aku Cinta Indonesia) register
sesampai di rumah aku mencoba untuk mendaftar aci. kali aja aku bisa beruntung mendapatkan paket wisata tersebut dan bisa memenangkan hadiah tambahan 100 jt. woww. aku mendaftar merangkai kata. semakin lama ku pikir justru semakin ga jelas tulisanku. tapi biarlah seperti ini. aku pasrah, kalau tuhan mengijinkan pasti dia akan memberikan.
khayalanku sudah kemana-mana. membayangkan pergi ke tempat yang keren-keren.
huft semoga beruntung.
Jumat seminggu lalu…takkan terlupakan
Niatku untuk mencari judul Skripsi ternyata tidak sia-sia. pada awalnya aku ingin meneliti tentang “comic strips” Sukribo yang ada tiap minggu di Kompas. Tetapi apa yang ku analisis ternyata tak sesuai dengan bidang mayorku..yah tak apalah…setidaknya aku sudah berusaha..
anehnya, aku belum pernah masuk perpustakaan baru itu sebelumnya. kemarin temanku Ajen memberi tahu aku kalau aku mau cari skripsi tempatnya ada di basement. OK ku ikuti perkataannya. setelah masuk aku langsung ke basement. tak tahunya aku salah tempat. huft. aku berada di gudang. sial karena sok tahu aku. huahahaha. pergilah aku kembali ke lantai satu dan bertanya kepada penjaga kunci loker. dan akhirnya aku sampai di Ruang skripsi..huahaha
Di ruang skripsi aku bertemu dengan Nadia Thalita teman lama yang menjadi akrab karena satu tim di FIAT TV 2007 (TV kampus). ya seperti biasa si periang itu selalu menghadirkan tawa dan canda. setidaknya hidupku yang terlalu banyak murung menjadi sedikit lebih cerah. ia jmenganjurkanku untuk daftar ACI (Aku Cinta Indonesia) yang menawarkan petualangan menarik keluar kota ataupun pulau. ingin aku mencoba ikut.
Tak lama kemudian datang seorang perempuan idolaku dengan baju merah. aku tak berani memandangi wajahnya. tetapi karena nadia tahu hubunganku dengan si merah itu, maka ia mengejekku..”ihiy ihiy…ada pindho ada si merah”, ejek nadia…jelaslah aku mati kutu. terang aku suka cewek itu. hahaha..
tak tahunya dia malah menjauh dari meja kami membaca. saat ia sudah selesai membaca dia baru ngajak ngobrol…itupun kalo bukan karena nadia takkan pernah terjadi..(thanks nad)..ya pertanyaan standar, “kemarin katanya tanganmu sakit?” Ku jawab juga dengan standar,”iya, tapi ini udah sembuh.” “Katanya ditonjok juga, gimana ceritanya?” lanjut ia bertanya. Iya, ne masih ada bekasnya, jadi ceritanya aku dikeroyok lima orang yang biasa mangkal di ringroad, dia mau membunuhku tapi aku melawan. akhirnya saat melarikan diri aku ditonjok.”
wkwkwkwk…seperti biasa cewek itu sangat polos. itulah yang membuat aku suka. dia percaya aja dengan kata-kataku dan baru mempertanyakan setelah agak lama. dasar. ya pembicaraan berjalan tapi menjadi sangat kikuk entah kenapa dan aku masih belum berani menatap wajahnya lagi. hmpf entah sampai kapan.
ia pergi karena sudah selesai membaca skripsi. okay. tak lama kemudian aku harus pergi untuk mengurus satu urusan akademisku yaitu KKL. aku naik ke lantai 2…karena tak ingin “kesasar” lagi aku bertanya dan aku mulai mencari buku yang ingin ku pinjam. di lantai dua aku bertemu dengan mas tumbur (atau dia lebih senang di panggil anton). yah si tumby (panggilan sok imutnya) ini ngajak ngobrol aku. dari a-z dan akhirnya sampai pada pembicaraan tentang pendaftaran tes masuk kerja di trans tv. “dicoba aja, meskipun kita belum lulus, yang penting kita dapat pengalaman,” kata tumby.
setelah lama ngobrol aku justru mendapat inspirasi tentang calon judul skripsiku.
yah hari ini takkan terlupakan mengingat cerita di masa depan yang akan terjadi. meskipun aku dan si merah belum semakin dekat lagi.hehehe…hari ini hari yang keren..