Trans TV: Tahap III
akhirnya hal yang tidak pernah saya tunggu (selalu lupa. tak pernah mengingat kapan pengumuman.dasar) datang juga. pengumuman Trans TV tahap III. sudah semestinya saya tidak diterima. dari segi kemampuan dan dari niatan hati jelas saya tidak punya. belum lulus belum skripsi bahkan belum KKL.
ya beberapa hal tersebut adalah fatal bagi jobseeker. paling tidak seharusnya saya sudah skripsi.wkwkwk. itu dari segi akademis. belum lagi dari segi niatan hati. saya mendaftar sebagai editor grafis. namun ketika saya tahu bahwa untuk jadi editor grafis saya harus wawancara di Jakarta, saya menolak. hahaha. saya mengganti pilihan menjadi kreatif meskipun sedikit dipaksa untuk masuk ke PA (production assistant) sampai sedikit otot-ototan. ya orang yang “iseng-iseng” ikut mendaftar kerja seperti saya memang tak pantas masuk ke skuad orang-orang hebat tanpa lelah tersebut.
ya setidaknya ini harus bisa jadi cambukkan agar saya bisa lebih serius menyelesaikan studi dan berusaha untuk berada bersama orang-orang hebat itu. ya, meskipun terkesan asal tetapi apa yang saya katakan kepada mas adit HRD yang menyatakan tentang kapan saya akan lulus semoga bisa terlaksana. amin.
“saya harus berhenti berjuang terhadap hal yang tidak serius saya perjuangkan dan saya akan melanjutkan perjuangan kepada hal yang ingin serius saya lakukan namun sedikit tidak enjoy menjalaninya”
Desember aku harus datang sebagai pemenang!
Bagi mas Tumbur dan mas Toro selamat berjuang. Nanti kalo sudah sukses, bolehlah saya ikut numpang sukses…wkwkwkwk
Trans TV (tahap I)
wueeeeeedannnn….komentarku saat melihat soal ujian masuk kerja trans tv tahap pertama. 40 soal berbahasa indonesia dan 40 lainnya berbahasa inggris. namun jangan kira soal bahasa inggris artinya soal tentang struktur dll, soal ini selain memuat hal tadi termasuk memuat soal matematika. udah ga bisa bahasa inggris eee suruh ngitung. aku coba mengerjakan smempuku…
12 jam kemudian…..
ada sebuah sms masuk dari mas tumby,” Kita lolos bro….hahaha…amin.”
tentu saja selain perasaan senang, aku juga bingung. mengapa aku bisa lolos ya? kalo aku sampai lolos terus yang ga lolos kayak apa?
aku juga bingung bagaimana kalau aku masuk tahap berikutnya bahkan sampai tahap akhir? aku kan belum lulus. pertanyaan itu hanya aku pendam dalam hati. semoga akan terjawab. sekarang dinikmati saja. targetku aku lolos sampai tahap II saja. tahap berikutnya aku ga mau berharap….